{"id":18407,"date":"2019-03-02T23:46:56","date_gmt":"2019-03-02T16:46:56","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=18407"},"modified":"2019-03-02T23:46:56","modified_gmt":"2019-03-02T16:46:56","slug":"propam-selidiki-penculik-dan-penganiaya-harismail","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=18407","title":{"rendered":"Propam Selidiki Penculik dan Penganiaya Harismail"},"content":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR \u2013 Kasus Harismail yang diduga diculik dan paksa mengaku sebagai pelaku pemerkosa bidan YL oleh oknum polisi, masih terus dalam penyelidikan Polda Sumatera Selatan (Sumsel). Untuk mengusut tuntas kasus itu, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menurunkan Propam dalam proses penyelidikannya.<\/p>\n<p>\u201cTerkait Haris, itu (pelaku penculikan) menurut saya bisa saja oknum polisi. Saya sudah menurunkan Propam, mungkin saya walaupun dia tidak bisa menjelaskan siapa yang menculik dia. Tapi ini ada korelasi, semangatnya oknum polisi untuk mengungkap, ya macam itulah,\u201d ujarnya di Mapolresta Palembang, Sabtu (2\/3).<\/p>\n<p>Kapolda juga menegaskan jika memang terbukti pelaku penculikan adalah oknum anggotanya sendiri, maka dirinya tidak segan untuk melakukan penindakan tegas. \u201cKalau oknum polisi terlibat saya akan tetap menindak. Itu pidana umum. Namanya menculik (dikenakan) pasal 203 KUHP,\u201d tegasnya dengan suara meninggi.<\/p>\n<p>Tapi, Polda Sumsel akan terus memantau perkembangan kondisi Harismail dan akan membantu semaksimal mungkin. \u201cTerkait sudah pulang atau belum, saya belum monitor. Keluarganya berharap Kepolisian membantu dalam hal perawatan. Rumah Sakit (RS) Bhayangkara punya CSR dan bisa merawat seperti itu dengan gratis,\u201d jaminnya.<\/p>\n<p>Terkait perkembangan laporan polisi Bidan YL ke Polda Sumsel, Kapolda memastikan jika kasus tersebut masih menjadi tugas yang harus diselesaikan. \u201cMasih tetap dalam penyidikan. Kan tetap kami mengatakan sesuai dengan laporan dia bahwa kasus pemerkosaan. Itu menjadi tugas kepolisian, utang bagi kami untuk menangkap pelaku (pemerkosa),\u201d katanya.<\/p>\n<p>Tentang kasus pemerkosaan dari pihak Bidan YL, Kapolda Sumsel tidak mau berspekulasi dan tetap mengedepankan hasil labfor yang menurutnya tidak terbantahkan secara ilmiah.<\/p>\n<p>\u201cSeperti yang saya katakan bahwa secara ilmiah, labfor itukan tidak terbantahkan secara ilmiah bahwa pada dirinya tidak ada sperma. Kalau diperkosa misalnya tidak mengeluarkan sperma, itu yang pertama. Kedua, rumahnya itukan becek tetapi tidak ditemukan telapak tangan atau kaki baik di rumah atau di kasur tempat korban tidur,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Kapolda menganggap jika hasil Labfor menjadi hal penting untuk mengungkap kasus Bidan YL. \u201cItu penting bagi kami. Katanya masuk lewat jendela, tentu jendelanya diperiksa apakah ada bekas kaki atau orang naik. Tapi secara hasil laboratorium itu tidak ada. Kemudian, namanya orang memperkosa maaf sebelumnya bulu-bulunya itukan jatuh, apalagi lima orang ya (pelaku). Tapi satupun tidak ditemukan bulu,\u201d lanjut Kapolda yakin.<\/p>\n<p>Jadi, kata Kapolda, secara ilmiah klaim kasus pemerkosaan sesuai LP Bidan YLtersebut tidak didukung oleh hasil Labfor. Tetapi Kapolda tidak mengatakan jika itu laporan palsu. \u201cKami tetap menghargai karena hak seseorang. Kecuali kalau sudah ada pengakuan dari korban. Sejauh kami tidak bisa membuktikan bahwa itu laporan palsu, maka kami tidak akan mengatakan. Tetapi, secara ilmiah karena tidak terbantahkan,\u201d tegasnya. (dfn)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR \u2013 Kasus Harismail yang diduga diculik dan paksa mengaku sebagai pelaku pemerkosa bidan YL oleh oknum polisi, masih terus dalam penyelidikan Polda Sumatera Selatan (Sumsel). Untuk mengusut tuntas kasus itu, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menurunkan Propam dalam proses penyelidikannya. \u201cTerkait Haris, itu (pelaku penculikan) menurut saya bisa saja oknum polisi. Saya sudah menurunkan Propam, mungkin saya walaupun dia tidak bisa menjelaskan siapa yang menculik dia. Tapi ini ada korelasi, semangatnya oknum&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18408,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[],"class_list":["post-18407","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-penting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18407","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18407"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18407\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18409,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18407\/revisions\/18409"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18408"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18407"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18407"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18407"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}