{"id":18391,"date":"2019-03-02T02:24:59","date_gmt":"2019-03-01T19:24:59","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=18391"},"modified":"2019-03-02T02:24:59","modified_gmt":"2019-03-01T19:24:59","slug":"bisnis-startup-tak-terpengaruh-internet-lambat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=18391","title":{"rendered":"Bisnis Startup Tak Terpengaruh Internet Lambat"},"content":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Walau Indonesia menjadi negara nomor empat dengan internet paling lambat, tetapi hal itu diprediksi tidak akan memengaruhi bisnis startup atau yang dikenal dengan Unicorn. Pasalnya, para pebisnis startup cenderung tidak melihat kecepatan internet, namun lebih melihat jumlah pengguna internet di suatu negara.<\/p>\n<p>Pengamat ekonomi, Yan Sulistyo mengatakan jika jumlah penduduk dan perilaku atau kebiasaan masyarakat Indonesia dalam mengakses internet menjadi parameter perusahaan startup untuk mengembangkan usahanya di Indonesia. Tentunya, hal tersebut sudah dipelajari dan diamati sehingga menjadi pangsa pasar yang menarik untuk mengembangkan perusahaan startup atau unicorn.<\/p>\n<p>\u201cMungkin mereka memahami bahwa ada kelemahan dalam sistem infrastruktur komunikasi di Indonesia dan salah satunya adalah internet yang lambat (lemot). Tetapi mereka melihat bahwa Indonesia adalah pasar yang besar dari segi jumlah penduduk dan kebiasaan masyarakat yang terkenal dengan hobi mengakses internet, belanja, atau nonton video secara langsung. Pola perilaku itu mereka jadikan sebagai parameter dalam mengembangkan bisnis startup di Indonesia,\u201d jelasnya kepada Simbur.<\/p>\n<p>Terkait kecepatan internet di Indonesia, lanjut Yan, jika dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara memang Indonesia kalah dari Singapura atau Malaysia. Tetapi, jumlah penduduknya tidak banyak dan belanja online juga tidak terlalu besar. Jadi, itu kurang menarik (menguntungkan) untuk pengembangan perusahaan startup atau unicorn.<\/p>\n<p>\u201cMemang itu kelemahan tetapi banyak kekuatan-kekuatan pasar (di Indonesia) yang mereka jadikan target, sehingga itu tidak berpengaruh. Kecepatan internet itu hanya bagian dari strategi perusahaan telekomunikasi saja, supaya masyarakat lebih banyak membeli kuota (internet) yang besar (mahal),\u201d ujarnya dan menambahkan jika hal itu hanya strategi pemasaran saja, tinggal mendorong Kemenkominfo untuk memaksa perusahaan komunikasi untuk tidak membagi konsumen itu berdasarkan mahal tidaknya kuota internet.<\/p>\n<p>Untuk diketahui, berdasarkan laporan yang diterima OpenSignal dari 94 juta perangkat dalam studi selama satu tahun, menempatkan Indonesia di peringkat 72 dari 77 negara yang terlibat. Pasalnya, kecepatan batas bawah internet Indonesia hanya sekitar 5,7 Mbps disaat jam sibuk pada pukul 21.00. (dfn)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Walau Indonesia menjadi negara nomor empat dengan internet paling lambat, tetapi hal itu diprediksi tidak akan memengaruhi bisnis startup atau yang dikenal dengan Unicorn. Pasalnya, para pebisnis startup cenderung tidak melihat kecepatan internet, namun lebih melihat jumlah pengguna internet di suatu negara. Pengamat ekonomi, Yan Sulistyo mengatakan jika jumlah penduduk dan perilaku atau kebiasaan masyarakat Indonesia dalam mengakses internet menjadi parameter perusahaan startup untuk mengembangkan usahanya di Indonesia. Tentunya, hal tersebut sudah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-18391","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ekonomi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18391","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18391"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18391\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18393,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18391\/revisions\/18393"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18391"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18391"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18391"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}