{"id":17654,"date":"2018-12-12T00:43:25","date_gmt":"2018-12-11T17:43:25","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=17654"},"modified":"2018-12-12T00:56:17","modified_gmt":"2018-12-11T17:56:17","slug":"saat-air-kolam-retensi-tumpah-dan-banjir-di-jalan-kemacetan-jadi-momok-menakutkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=17654","title":{"rendered":"Saat Air Kolam Retensi Tumpah dan Banjir di Jalan, Kemacetan Jadi Momok Menakutkan"},"content":{"rendered":"<p><em>Suara klakson ratusan kendaraan seakan mendahului malam pergantian tahun&#8211;padahal waktunya masih lama. Bagaimana tidak, ratusan kendaraan tersebut terjebak macet di Jl Kapten A Rivai, Jl Angkatan 45 dan Jl Demang Lebar Daun, Senin (10\/12) antara pukul 15.00 hingga 20.00 WIB. Penyebab macet diduga akibat banjir sehabis hujan karena luapan air dari anak sungai dan kolam retensi di kota ini.<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>PALEMBANG, SIMBUR<\/strong> &#8211; Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru telah mengimbau kepala daerah, khususnya Wali Kota Palembang, agar dapat meminimalisir kemungkinan bencana banjir yang disebabkan curah hujan cukup tinggi. Gubernur meminta bupati\/wali kota agar standby di daerahnya masing-masing saat terjadi banjir.<\/p>\n<p>&#8220;Pemprov Sumsel berkomitmen membantu memberikan solusi terbaik. Saya mengimbau kepala darerah musim hujan ini standby di daerahnya. Untuk masyarakat, jangan membuang sampah yang membuat saluran air tersumbat. Bersama-sama menjaga kota kota ini,&#8221; ungkap Gubernur saat meninjau saluran di simpang lima Hotel Arista akibat anak sungai dan kolam retensi di PSCC meluap sehingga menyebabkan banjir sampai ke Jl Jenderal Sudirman dan Jl Veteran, Senin (10\/12) lalu.<\/p>\n<p>Menurut Gubernur, Pemprov Sumsel akan segera mencari solusi untuk mengatasinya agar tidak terjadi lagi kejadian serupa. &#8220;Setelah kami lihat, ternyata pompa berfungsi. Karena curah hujan cukup deras yang membuat sungai meluap dan tumpah ke jalan,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Jelang malamnya, kemacetan panjang mengular semakin menjadi momok yang menakutkan. Ditambah antrean kendaraan yang menumpuk disebabkan banjir akibat kolam retensi meluap. Salah satunya kolam retensi Lebak Pakis, simpang Polda. Air kolam retensi meluap karena curah hujan yang tinggi sehingga menggenangi badan jalan.<\/p>\n<p>Dua polantas yang berada di pospol bawah fly over terlihat kewalahan mengatur lalu lintas yang semakin semrawut. Pengendara roda dua berseliweran memutar balik arah, mencari celah jalan yang tidak terkena banjir dan padatnya kemacetan.<\/p>\n<p>Mobil-mobil pun seperti tak bergerak, hanya merangkak perlahan maju, menunggu giliran jalan. Tak sedikit kendaraan tersebut mengalami kemacetan dan mogok di jalan sehingga menambah panjang kemacetan. Belum lagi truk kontainer, fuso, molen dan kendaraan bertonase besar yang melintas semakin melengkapi penderitaan para pengendara yang lelah setelah seharian bekerja.<\/p>\n<p>Bebas dari kemacetan di fly over membuat pengendara yang menuju arah Km 12 dapat sedikit bernapas lega. Namun sayang, saat di Jl Kol H Barlian Km 7, pengendara kembali dihadapkan dengan kemacetan akibat banjir di dekat hotel Darma Agung. Sejumlah pekerja LRT yang tengah memasang box culvert terlihat memecah trotoar agar genangan air dapat mengalir. Hingga Selasa (11\/12) siang lokasi di jalan tersebut masih mengalami macet total karena adanya aktivitas pemasangan gorong-gorong dan saluran pembuangan air.<\/p>\n<p>Sementara itu, banjir yang terjadi di kota ini diduga akibat gorong- gorong (box culvert) tersumbat dan pecah. Pemerintah berjanji akan membuat gorong- gorong atau saluran air yang lebih besar, termasuk memperbanyak kolam retensi yang ada.<\/p>\n<p>Diketahui, dalam master plan tata kota ada 77 kolam rentensi namun baru 27 kolam retensi dibuat di Palembang. Adapun alasannya karena kesulitan akan letak lahan. Lahan yang ditawarkan tidak bisa menjadi solusi untuk mampung air.<\/p>\n<p>Demikian halnya, kerusakan box culvert menyebabkan drainase tidak bekerja. Akibatnya, air tidak dapat mengalir sehingga meluap hingga ke ruas jalan. Banyak pihak justru menduga, rusak dan hilangnya box culvert sebagai dampak pembangunan fondasi light rail transit (LRT).<\/p>\n<p>Sebelumnya, Gubernur pernah mengatakan, salah satu penyebab banjir di jalan utama di Palembang dikarenakan adanya tiang LRT yang dibangun persis di gorong-gorong saluran air. \u201cAir tumpah ke jalan akibat gorong-gorong berada tepat di bawah tiang (LRT) itu,\u201d tegas Gubernur.<\/p>\n<p>Atas dasar itu pula Herman Deru berharap pihak yang mengelola utilitas yang berkenaan dengan drainase ke depan bisa duduk bersama. Dengan begitu, dalam proses pembangunan utilitas mereka dapat berkoordinasi satu dengan lainnya. Gubernur juga memastikan Pemprov Sumsel siap mem-back up Pemkot Palembang terkait musibah banjir yang melanda hampir seluruh wilayah kota ini. (kbs\/rel)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Suara klakson ratusan kendaraan seakan mendahului malam pergantian tahun&#8211;padahal waktunya masih lama. Bagaimana tidak, ratusan kendaraan tersebut terjebak macet di Jl Kapten A Rivai, Jl Angkatan 45 dan Jl Demang Lebar Daun, Senin (10\/12) antara pukul 15.00 hingga 20.00 WIB. Penyebab macet diduga akibat banjir sehabis hujan karena luapan air dari anak sungai dan kolam retensi di kota ini. &nbsp; PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru telah mengimbau kepala daerah, khususnya Wali Kota&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"class_list":["post-17654","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-palembang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17654","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17654"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17654\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17668,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17654\/revisions\/17668"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17654"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17654"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17654"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}