{"id":17007,"date":"2018-10-26T07:26:44","date_gmt":"2018-10-26T00:26:44","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=17007"},"modified":"2018-10-26T07:26:44","modified_gmt":"2018-10-26T00:26:44","slug":"polisi-kembangkan-korelasi-kejadian-dengan-profesi-frans-sebagai-kontraktor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=17007","title":{"rendered":"Polisi Kembangkan Korelasi Kejadian dengan Profesi Frans sebagai Kontraktor"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, SIMBUR &#8211;<\/strong> Kasus tewasnya pengusaha bersama istri dan dua anaknya masih menyisakan misteri. Fransiskus Xaverius Ong (45), nekat bunuh diri setelah membunuh istrinya Margaret Yentin Liana (43), serta dua anaknya Rafael Fransiskus (18) dan Kathlyn Fransiskus (11) pada Rabu (24\/10).<\/p>\n<p>Selain motif asmara yang menyebabkan korban membunuh dan bunuh diri, polisi terus mengendus korelasi kejadian dengan profesi Frans sebagai pengusaha sekaligus kontraktor pengadaan alat tulis kantor. Polisi telah menemukan data baru di laptop dan\/atau komputer milik Frans di rumah yang juga kantor CV Frantincom, Villa Kebun Sirih Blok A18 RT 05 RW 01, Jl Said Ayib, Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni, Palembang.<\/p>\n<p>&#8220;Walaupun kami menemukan ada di laptopnya atau di komputernya, ada semacam korelasi dia sebagai kontraktor. Konten kami, apa ada korelasinya? Kami masukkan data untuk dikembangkan. Kami minta kasat reserse Polresta untuk mengembangkan siapa-siapa yang membuat pernyataan itu,&#8221; tegas Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara kepada pers di Mapolda Sumsel, Kamis (25\/10).<\/p>\n<p>Namun sayang, tidak disebutkan pernyataan apa yang dimaksud dalam dokumen di laptop milik Frans. Hasil penelusuran dari berbagai sumber, sebelum kantor CV Frantincom (NPWP\u00a0 01.947.789.2-301.000) pindah ke rumahnya, perusahaan supplier tersebut dikabarkan berlokasi di Jalan Lingkaran Lrg Kidung No 931 Kelurahan 15 Ilir Kecamatan Ilir Timur I, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Sejauh ini, Frantincom yang dikelola Frans kerap memenangi tender pengadaan ATK di sejumlah lembaga pendidikan dan pemerintahan.<\/p>\n<p>Sementara itu, polisi diharapkan dapat terus mengungkap kasus ini hingga tuntas. &#8220;Penyidikan belum ditutup. Ada persyaratannya. Harus digelar, dipastikan ahli harus dimintai. Kami melayani permintaan keluarganya, jasad akan kami berikan,&#8221; tutupnya.<\/p>\n<p>Adapun kronologis kejadiannya, sekitar pukul 06.00 WIB, pembantunya Dewi dan Sara bangun pagi dan hendak melaksanakan aktivitas di rumahnya. Saat masuk ke dalam kamar Rafael Fransiskus, saksi melihat anak itu tewas dalam keadaan tertelungkup bersimbah darah dan terdapat luka di bagian kepala. Melihat keadaan Rafael, Dewi dan Sara terkejut dan berteriak minta tolong kepada tetangga.<\/p>\n<p>Sekira pukul 06.30 Wib para tetangga beserta Ketua RT 05 Purwadi datang ke lokasi dan menemukan korban Rafael Fransiskus di dalam kamar sudah tidak bernyawa lagi. Selanjutnya Ketua RT 05 melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa Serka Alimudin dan Babinkamtibmas Aipda Sudarman.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Pukul 07.30 Wib anggota Polsek Kalidoni dan Polda Sumsel datang ke lokasi dan melakukan olah TKP.\u00a0 Ditemukan tiga korban lagi meninggal dunia masing-masing di dalam kamar Kathlyn Fransiskus (anak perempuan), dalam keadaan telentang dengan luka bekas tembakan di bagian kepala. Kemudian, Fransiskus Xaverius ONG (suami) dan Margaret Yentin Liana (Istri) di satu kamar dalam keadaan terlentang. Terdapat luka tembak di bagian kepala istri dan bagian bawa dagu. Sedangkan Frans sang suami serta ditemukan tengah menggenggan senjata spi jenis revolver. Pada Pukul 08.00 Wib keempat korban dibawa mobil Ambulan Polda Sumsel menuju RS Bayangkara Palembang untuk dilaksanakan autopsi. Setelah itu, jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan dikremasi di RS RK Charitas pada Kamis (25\/10).(tim)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Kasus tewasnya pengusaha bersama istri dan dua anaknya masih menyisakan misteri. Fransiskus Xaverius Ong (45), nekat bunuh diri setelah membunuh istrinya Margaret Yentin Liana (43), serta dua anaknya Rafael Fransiskus (18) dan Kathlyn Fransiskus (11) pada Rabu (24\/10). Selain motif asmara yang menyebabkan korban membunuh dan bunuh diri, polisi terus mengendus korelasi kejadian dengan profesi Frans sebagai pengusaha sekaligus kontraktor pengadaan alat tulis kantor. Polisi telah menemukan data baru di laptop dan\/atau&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36,9],"tags":[],"class_list":["post-17007","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-penting","category-kriminal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17007","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17007"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17007\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17010,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17007\/revisions\/17010"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17007"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17007"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17007"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}