{"id":14162,"date":"2018-05-09T18:59:05","date_gmt":"2018-05-09T11:59:05","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=14162"},"modified":"2018-05-15T11:19:58","modified_gmt":"2018-05-15T04:19:58","slug":"dua-pengedar-narkoba-jaringan-malaysia-tewas-di-pelabuhan-tanjung-api-api","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=14162","title":{"rendered":"Dua Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia Tewas di Pelabuhan Tanjung Api-Api"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, SIMBURNEWS<\/strong> \u2013 Badan Narkotika Nasional \u00a0(BNN) Sumatera Selatan \u00a0(Sumsel) dan Bea Cukai Palembang menangkap empat pengedar narkoba jaringan Malaysia-Indonesia. Dua tersangka ditembak mati dan dua tersangka lainnya berhasil diamankan.<\/p>\n<p>&#8220;Jumlah tersangka ada empat. Dua ditembak mati karena melawan saat akan ditangkap, berinisial HD dan MY. Mereka membawa langsung barang bukti ini dari Malaysia,&#8221; terangnya, Kepala BNN Sumsel, Brigjen Jon Turman Panjaitan, di kamar mayat RS Bhayangkara Polda Sumsel, Rabu (9\/5).<\/p>\n<p>Turman mengatakan, keempat tersangka ditangkap di Pelabuhan Tanjung Api-Api, Banyuasin sekitar pukul 05.00 WIB dini hari. Penangkapan dilakukan setelah pihaknya melakukan pengintaian selama sepekan terakhir bersama Bea Cukai. &#8220;Tersangka yang ditembak mati merupakan warga asal Aceh. Barang bukti yang disita ada sabu seberat 3 kg dan 5.000 butir pil ekstasi.Semua dibawa dari Malaysia,&#8221; kata jenderal bintang satu ini.<\/p>\n<p>Menurut dia, peredaran sabu dan ekstasi ke Sumatera Selatan mulai menggunakan jalur baru. Aliran Sungai Musi dimanfaatkan sebagai jalur tikus untuk memasukkan barang haram itu ke Bumi Sriwijaya. &#8220;Dulu banyak peredaran itu masuk dari jalur darat dan udara. Sekarang para bandar ini sudah melalui jalur-jalur tikus di Sungai Musi untuk mengirim barang, ini yang perlu diwaspadai. Tembak mati ini juga sebagai peringatan keras kami,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Sementara, Kasi Penindakan dan Penyidikan Kantor Bea Cukai Palembang, Januri pun menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan di jalur-jalur rawan. Terutama bandara, pelabuhan dan jalur-jalur tikus di perairan Sungai Musi. &#8220;Selama ini kami terus pantau jalur-jalur tikus. Memang ini baru terungkap setelah dilakukan pemantauan oleh tim gabungan BNN dan Bea Cukai. Ke depan kami juga perketat barang-barang masuk dari luar,&#8221; kata Januri sembari mengatakan, saat ditangkap tim gabungan tadi pagi, tim sempat kejar-kejaran dengan dua tersangka. Kedua tersangka ditangkap setelah keluar dari pelabuhan.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kahar Muzakir, ketua Komisi III DPR-RI mengatakan, kasus narkoba menjadi soroton para wakil rakyat. Menurutnya, dewan mendukung Polda Sumsel beserta jajarannya untuk menembak mati para pengedar narkoba.<\/p>\n<p>&#8220;Hari ini kami sebelum ke Polda terlebih dahulu mengunjungi Rutan dan lapas yang ada di Kota Palembang. Itu saya lihat kapasitas napi penuh dengan kasus pemakai narkoba. Hanya ada beberapa mungkin bandarnya. Jadi saya akan dukung jika bandarnya tak bisa ditangkap dengan baik, tembak mati pun saya dukung. Mungkin menjadi solusi terakhir,\u201d tuturnya, di Ruang Catur Sakti Mapolda Sumsel.<strong>(sri)<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBURNEWS \u2013 Badan Narkotika Nasional \u00a0(BNN) Sumatera Selatan \u00a0(Sumsel) dan Bea Cukai Palembang menangkap empat pengedar narkoba jaringan Malaysia-Indonesia. Dua tersangka ditembak mati dan dua tersangka lainnya berhasil diamankan. &#8220;Jumlah tersangka ada empat. Dua ditembak mati karena melawan saat akan ditangkap, berinisial HD dan MY. Mereka membawa langsung barang bukti ini dari Malaysia,&#8221; terangnya, Kepala BNN Sumsel, Brigjen Jon Turman Panjaitan, di kamar mayat RS Bhayangkara Polda Sumsel, Rabu (9\/5). Turman mengatakan, keempat tersangka&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[],"class_list":["post-14162","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-penting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14162","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14162"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14162\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14167,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14162\/revisions\/14167"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14162"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14162"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14162"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}