{"id":13955,"date":"2018-04-29T13:22:59","date_gmt":"2018-04-29T06:22:59","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=13955"},"modified":"2018-05-15T11:21:31","modified_gmt":"2018-05-15T04:21:31","slug":"polda-sumsel-tembak-mati-tiga-pengedar-narkoba-jaringan-bandara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=13955","title":{"rendered":"Polda Sumsel Tembak Mati Tiga Pengedar Narkoba Jaringan Bandara"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, SIMBURNEWS<\/strong> &#8211; Tiga tersangka pengedar narkoba lintas provinsi jaringan bandara tewas ditembak tim gabungan Polda Sumsel, Minggu (29\/4). Sementara, satu pelaku masih hidup. Penangkapan dan penembakan ketiga tersangka terjadi di arah Tanjung Api-api, Palembang.<\/p>\n<p>Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain menyatakan bahwa ketiga pelaku dinyatakan tewas dan satu masih hidup. &#8220;Jadi tiga orang tewas, satu pelaku masih hidup. Sebenarnya tak akan ditembak mati jika para pelaku tak memberontak saat ditangkap,&#8221; ungkapnya saat konferensi pers di RS Bhayangkara Polda Sumsel, Minggu (29\/4).<\/p>\n<p>Dijelaskan Kapolda, kronologis bermula dari tersangka Nurdiansyah (27) pada Sabtu (28\/4) sore berada di Bandara Internasional SMB II Palembang bersama kedua kawannya yang bernama Erwin Oroh (26) dan Jonly Alvin Wowo (27). Mereka hendak terbang ke Balikpapan dengan menggunakan pesawat terbang Wings Air pukul 16.00 sore. Ketika melakukan pemeriksaan barang menggunakan X-ray yang disaksikan petugas Avsec ditemukan 4 paket besar dan 3 paket kecil sabu terbungkus plastik merek Kita Kopi,\u00a0 6 paket besar terbungkus plastik merek Arum Co, dan 2 paket kecil terbungkus plastik Nescafe.<\/p>\n<p>Mengetahui hal tersebut petugas Avsec langsung melaporkan barang tersebut ke Polsek Sukarami Palembang. Dengan sigap pihak kepolisian beserta Ditresnarkoba langsung melakukan penyelidikan intensif.\u00a0 Tak lama dari penyelidikan tersebut, sekitar pukul 19.00 malam tersangka Jonly pun akhirnya ditangkap di Simpang Bandara Palembang namun pelaku memberontak dan kabur bersama temannya.<\/p>\n<p>Pencarian pelaku pun dilanjutkan kembali, pada pukul 22.00 malam. Polisi mendapat laporan bahwa pelaku lainnya melarikan diri ke arah Tanjung Api-api. Tim gabungan Polda Sumsel dan Polresta Palembang pun langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka.<\/p>\n<p>Tersangka masuk ke dalam kebun. Saat hendak ditangkap pelaku atas nama Jonly, Erwin dan Michael memberontak dan hendak merebut senjata petugas. Akhirnya petugas melakukan penembakan yang mengenai bagian dada terhadap ketiga pelaku. Nahad saat hendak perjalan ke rumah sakit ketiga pelaku tewas. &#8220;Kronologisnya ya seperti itu, para pelaku malah sempat naik Ojek yang ngarah ke Tanjung Siapi api,&#8221; papar Kapolda.<\/p>\n<p>Dengan kejadian ini, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara pun menegaskan bahwa siapa yang hendak melakukan kejahatan di kota Palembang, akan menindaklanjuti secara tegas. &#8220;Kami tidak main main. Kami telah banyak membuktikan bahwa siapa yang melakukan kejahatan harus siap menerima hukuman. Entah itu hukuman hidup atau hukuman mati,&#8221; pungkasnya seraya menyatakan, total jumlah sabu tersebut 5,12 kilogram sabu yang diperkirakan bisa dipakai oleh 60 ribu masyarakat, jika diuangkan sebanyak Rp6,2 miliar.<\/p>\n<p>Diketahui, semua pelaku berasal dari Sulawesi Tenggara di kota Kendari. Bukan hanya itu, Nurdiansyah pelaku yang berasal dari Sulawesi Tenggara ini juga menyatakan bahwa barang tersebut berasal dari Medan yang hendak dibawa ke Sulawesi.\u00a0 &#8220;Barang itu berasal dari Medan Pak. Saya hanya pengantarnya saja,&#8221; ungkap Nurdiansyah, tersangka yang masih hidup, di RS Bhayangkara. (sri)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBURNEWS &#8211; Tiga tersangka pengedar narkoba lintas provinsi jaringan bandara tewas ditembak tim gabungan Polda Sumsel, Minggu (29\/4). Sementara, satu pelaku masih hidup. Penangkapan dan penembakan ketiga tersangka terjadi di arah Tanjung Api-api, Palembang. Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain menyatakan bahwa ketiga pelaku dinyatakan tewas dan satu masih hidup. &#8220;Jadi tiga orang tewas, satu pelaku masih hidup. Sebenarnya tak akan ditembak mati jika para pelaku tak memberontak saat ditangkap,&#8221; ungkapnya saat konferensi pers di&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[],"class_list":["post-13955","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-penting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13955","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13955"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13955\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13958,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13955\/revisions\/13958"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13955"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13955"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13955"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}