{"id":13750,"date":"2018-04-20T16:14:46","date_gmt":"2018-04-20T09:14:46","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=13750"},"modified":"2018-04-20T16:14:46","modified_gmt":"2018-04-20T09:14:46","slug":"murni-proses-desain-tak-ada-unsur-kesengajaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=13750","title":{"rendered":"Murni Proses Desain, Tak Ada Unsur Kesengajaan"},"content":{"rendered":"<p>KAYUAGUNG, SIMBURNEWS &#8211; Desain baliho yang menampilkan foto Plt Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H M Rifa&#8217;i SE yang terpasang pada beberapa tempat mendadak viral di media sosial. Pasalnya, dari desain tersebut menimbulkan persepsi dugaan ketidaknetralan.<\/p>\n<p>Pada desain tersebut, terdapat kalimat &#8220;Pilih dengan hati, satu suara sangat berarti\u201d. Yang menjadi permasalahan adalah huruf B pada kata berarti yang tampak seperti angka 3, ditambah dengan terdapat gambar pensil pada bagian bawah huruf tersebut.<\/p>\n<p>Terkait hal ini, dilansir dari akun Instagram @ogankomeringilirmandira, pemkab OKI memberikan penjelasan bahwa hal tersebut murni merupakan pada proses desain dan tanpa ada unsur kesengajaan. Melalui akun tersebut, pihak Pemkab juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Penggunaan jenis font Capture IT pada tagline hanya untuk tujuan artistik tanpa motif menonjolkan huruf \u201cB\u201d yang menyerupai angka \u201c3\u201d,&#8221; tulis akun tersebut.<\/p>\n<p>Sementara keberadaan gambar pensil yang seolah-seolah menujuk huruf \u201cB\u201d pada gambar tersebut merupakan sudah hasil editing. &#8220;Gambar asli tidak demikian,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Dalam penjelasannya, desain baliho yang keliru tersebut hanya terpasang di beberapa titik saja dari sejumlah desain imbauan Pilkada damai yang sebelumnya sudah dikoordinasikan dengan KPUD dan Panwaslu OKI. Selain itu, baliho tersebut sudah diturunkan.<\/p>\n<p>Dalam tulisan tersebut ditegaskan, imbauan Pilkada damai merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah kepada penyelenggara Pilkada dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilukada sesuai dengan Pasal 434 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan edaran Gubernur Sumsel tentang Dukungan Pemda thd penyelenggaraan Pilkada.<\/p>\n<p>Melihat unggahan tersebut, Plt Bupati OKI, turut berkomentar. Dalam komentarnya, Rifa&#8217;i menyampaikan Terimakasih kepada Saudara Tobroni Hasanusi yang telah memposting dan menyampaikan kritik dan saran tentang baleho yang di buat oleh Bagian Humas. Kalau dianggap ada yang salah kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat OKI. Kami tidak bermaksud menjurus ketidak netralan dalam Pillkada dan baleho tersebut akan segera diturunkan serta diganti<\/p>\n<p>Terkait gambar pensil yang seolah-olah menunjuk ke huruf \u201cB\u201d, Rifa\u2019i mengungkapkan, itu sudah diedit oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. \u201cSedikit saya beri penjelasan gambar pensil tersebut tidak ada (sudah diediting) sedangkan hurup B menyerupai angka 3 memang bentuk hurup dari Komputer. Sekali lagi saya ucapkan terimakasih dan mohon maaf atas kekhilafan ini,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Ketua Panwaslu OKI, Fahrudin menjelaskan, terkait masalah ini pihaknya menyarankan agar Pemkab OKI mengganti imbauan tersebut. \u201cTujuannya baik membantu penyelenggara Pemilu. Soal tulisan itu tergantung persepsi yang membaca. Namun baiknya untuk diganti saja agar tidak menciptakan multitafsir,\u201d kata Fahrudin saat dikonfirmasi. (yrl)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAYUAGUNG, SIMBURNEWS &#8211; Desain baliho yang menampilkan foto Plt Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H M Rifa&#8217;i SE yang terpasang pada beberapa tempat mendadak viral di media sosial. Pasalnya, dari desain tersebut menimbulkan persepsi dugaan ketidaknetralan. Pada desain tersebut, terdapat kalimat &#8220;Pilih dengan hati, satu suara sangat berarti\u201d. Yang menjadi permasalahan adalah huruf B pada kata berarti yang tampak seperti angka 3, ditambah dengan terdapat gambar pensil pada bagian bawah huruf tersebut. Terkait hal ini,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-13750","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-oki"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13750","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13750"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13750\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13752,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13750\/revisions\/13752"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13750"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13750"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13750"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}