{"id":13639,"date":"2018-04-14T07:20:13","date_gmt":"2018-04-14T00:20:13","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=13639"},"modified":"2023-12-06T16:20:46","modified_gmt":"2023-12-06T09:20:46","slug":"bersama-pemerintah-dan-rakyat-tentara-ubah-citra-negatif-desa-senpira","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=13639","title":{"rendered":"Ubah Citra Negatif &#8220;Desa Senpira&#8221;"},"content":{"rendered":"<p><strong># Melihat dari Dekat Proses Pembangunan, Sinergi Pemkab OKI dengan TMMD Kodim 0402\/OKI-OI\u00a0 di Sungai Ceper<\/strong><\/p>\n<p><em>Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan salah satu wujud Operasi bakti TNI. TMMD tersebut merupakan kegiatan lintas sektoral yang bertujuan meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan, dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena dampak akibat bencana, termasuk industri senpira.<\/em><\/p>\n<p><strong>Riyan Fahrizal &#8211; Sungai Menang<\/strong><\/p>\n<p>TMMD merupakan suatu hal yang sangat tepat memilih Desa Sungai Ceper, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sebagai titik TMMD ke-101 oleh Komando Distrik Militer (KODIM) 0402\/OKI-OI. Pasalnya, desa ini sendiri merupakan salah satu desa yang dikenal sebagai pusat industri senjata api rakitan (senpira) ini bisa dikatakan cukup terisolir.<\/p>\n<p>Letaknya yang jauh dari pusat Kabupaten, bahkan berada di perbatasan antara OKI (Sumsel) dan Provinsi Lampung membuat pembangunan sulit mencapai ke desa tersebut. Selain masalah jarak, akses untuk menuju desa tersebut juga terbatas yakni hanya dapat diakses menggunakan speed boat melalui jalur sungai.<\/p>\n<p>Desa ini sendiri memiliki wilayah yang cukup luas mencapai 46,76 ribu hektar yang terbagi menjadi delapan dusun dengan jumlah penduduk mencapai 5.300 jiwa. &#8220;Kalau pekerjaan masyarakat sini mayoritas petani dan nelayan,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Tak hanya akses dan keterisoliran, image kurang baik Desa Sungai Ceper mulai dari kriminalitas hingga isu keahlian warganya dalam merakit dan memproduksi senjata api juga menjadi tugas dari para aparat yang akan berdiam selama kurang lebih satu bulan di desa ini. &#8220;Kalau itu kami tidak memungkiri, tapi kalau ada kepedulian lebih baik dari pemerintah maupun instansi kami akan berupaya untuk menjadi lebih baik ke depan,&#8221; ungkap Kades Sungai Ceper, Kaharno SH.<\/p>\n<p>Mengubah imej atau citra negatif terhadap desa ini menjadi salah satu tujuan utama dari dipilihnya Desa Sungai Ceper ini, sebagaimana diungkapkan Komandan Kodim 0402\/OKI-OI, Letkol Inf Seprianizar SSos saat pembukaan TMMD beberapa waktu lalu. Untuk merubah citra ini, berbagai hal akan dilakukan pihak Kodim, mulai dari melepaskan keterisoliran dengan membuka akses jalur darat hingga perbaikan karakter melalui berbagai kegiatan.<\/p>\n<p>Buktinya, Satgas TMMD menerima tiga pucuk senjata api rakitan (senpira) dari warga Desa Sungai Ceper, Jumat (13\/4). Tiga orang tersebut adalah Biung atau yang juga dikenal dengan Seria (69), Subri (54) dan Mail (56) yang ketiganya merupakan warga Kampung V Desa Sungai Ceper. Ketiganya menyerahkan senpira kepada satgas TMMD di Puskodaltis TMMD ke 101 Kodim 0402\/OKI Kampung III Desa Sungai Ceper.<\/p>\n<p>Dandim mengungkapkan, tiga pucuk senpira tersebut yaitu dua pucuk senjata jenis colt refolver, dengan isian aminusi kaliber 9 mm serta satu pucuk dengan amunisi 5.5 mm. &#8220;Iya, hari ini ada tiga orang yang menyerahkan tiga pucuk senpira kepada satgas di sana, yang diterima langsung oleh Kapten INF Jauhari selaku Danramil 402-09\/Mesuji,&#8221; ungkapnya, Jumat (13\/4).<\/p>\n<p>Masih kata Dandim, salah satu senjata api yang diserahkan tersebut adalah yang digunakan oleh pelaku penembakan 11 April lalu. &#8220;Syukur masyarakat ada kesadaran untuk menyerahkan senjata api miliknya. Dan ada juga katanya senjata api peninggalan orangtuanya yang sudah meninggal, satu lagi dia bilang memang membeli, dan ini akan kita dalami lagi,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Lanjut Dandim, pihaknya sebenarnya sangat menyayangkan kejadian penembakan beberapa waktu lalu. Dirinya berharap agar masyarakat dapat lebih menahan diri sehingga kejadian serupa tidak akan kembali terulang, dan menyerahkan yang sudah terjadi kepada diproses secara hukum.<\/p>\n<p>&#8220;Kami juga mengharapkan dan mengimbau agar masyarakat lainnya yang masih menyimpan senjata api untuk juga diserahkan. Kami juga berharap agar TMMD ini dapat lebih membuka wawasan serta semakin menghilangkan citra negatif dari Desa Sungai Ceper ini,&#8221; tegasnya.<br \/>\nSalah satu bentuk pembangunan fisik yang dilakukan oleh satgas TMMD di Desa Sungai Ceper adalah membuka jalan sepanjang 10 kilometer dan rehab musholah. Dandim 0402 menjelaskan, dibukanya jalan yang merupakan penghubung antara Desa Sungai Ceper Laut dan Sungai Ceper darat ini sebagai salah satu bentuk bantuan terhadap pemerintah dalam melakukan percepatan pembangunan khususnya infrastruktur di wilayah yang sulit dijangkau.<\/p>\n<p>Mengenai rehab masjid, hal ini bertujuan untuk peningkatan kualitas masyarakat di bidang rohani. &#8220;Rehab ini merupakan kebutuhan yang sudah lama diinginkan masyarakat setempat, dan sudah sangat mendesak,&#8221; kata Danramil Sungai Menang, Kapten Jauhari.<\/p>\n<p>Terkait hal ini, salah seorang tokoh agama yang juga merupakan pengurus Masjid Baiturrahman Sungai Ceper, Gunadi mengharapkan dengan direhabnya fasilitas keagamaan ini akan lebih menambah semangat warga setempat untuk melakukan kegiatan keagamaan. &#8220;Kamu sangat mengucapkan terimakasih atas bantuan dan program TMMD ini,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Warga setempat, Sarwan Amid mengatakan, untuk menuju ke desa tersebut hanya bisa diakses melalui jalur sungai. &#8220;Ada akses darat, tapi masih belum selesai (dibuka). Belum ada jalur utama untuk keluar masuk selain jalur sungai,&#8221; katanya saat dibincangi Simbur.<\/p>\n<p>Dirinya mengharapkan, melalui program TMMD ini dapat meningkatkan pembangunan di desanya, baik secara fisik maupun non fisik. &#8220;Kalau saya dengar, ada banyak kegiatan dan pembangunan yang akan dilakukan TNI,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Senada, tokoh agama yang juga merupakan pengurus Masjid Baiturrahman Sungai Ceper, Gunadi mengharapkan dengan direhabnya fasilitas keagamaan ini akan lebih menambah semangat warga setempat untuk melakukan kegiatan keagamaan. &#8220;Kamu sangat mengucapkan terimakasih atas bantuan dan program TMMD ini,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Dalam kegiatan non fisik, berbagai kegiatan telah dan akan dilakukan oleh satgas TMMD di desa ini, mulai dari kegiatan jasmani hingga kegiatan yang menyangkut kerohanian. Kegiatan jasmani yang dilakukan diantaranya lebih menggalakkan kegiatan olahraga bagi warga setempat dengan renovasi lapangan olahraga hingga mengadakan perlombaan di beberapa bidang olahraga.<\/p>\n<p>Tak hanya itu saja, TMMD ke-101 Kodim 0402 juga menyelenggarakan bakti sosial berupa khitan gratis bagi warga Desa Sungai Ceper. Posko kesehatan juga disediakan oleh satgas TMMD dengan menggandeng institusi pemerintah dan swasta.<\/p>\n<p>Bahkan, pemandangan menarik terlihat pada momen TMMD tersebut. Salah seorang prajurit TNI yang diketahui bernama Kapten Arh Marsito yang menjabat sebagai Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) di Kodim 0402 menggendong seorang warga yang sudah renta menuju pos pengobatan gratis yang disediakan.<\/p>\n<p>&#8220;Inilah salah satu bentuk dan bukti kedekatan TNI dengan masyarakat. Rakyat adalah ibunya tentara,&#8221; ungkap Dandim seraya menjelaskan bahwa program nonfisik bukan sebatas pengobatan gratis saja. Melainkan penyuluhan hukum, penyuluhan Kamtibmas serta bahaya narkoba serta penyuluhan dibeberapa bidang lainnya.<\/p>\n<p>Dibidang kerohanian ataupun keagamaan, Kodim 0402 melalui satgas TMMD Desa Sungai Ceper kini semakin menggalakkan kegiatan keagamaan di desa tersebut, salah satunya dengan berupaya mengentaskan buta huruf Al-Quran dengan mengajarkan Baca Tulis Alquran (BTA) terhadap anak-anak dan remaja. Selain untuk mengenalkan BTA terhadap anak-anak setempat, kegiatan ini juga bertujuan untuk membentengi anak-anak dan remaja dalam bergaul.<\/p>\n<p>&#8220;Diharapkan ini dapat menjadi modal besar adik-adik ini dalam mengarungi kehidupan ke depannya. Selain itu, ini juga salah satu keharusan bagi setiap muslim untuk saling mengajarkan tentang kebaikan,&#8221; kata Dandim.<\/p>\n<p>Berbagai kegiatan dan upaya yang dilakukan oleh satgas TMMD di desa tersebut diharapkan dapat betul-betul merubah dan membawa warga setempat menjadi lebih baik. Harapan tersebut tak hanya datang dari pihak Kodim dan warga setempat, melainkan juga datang dari pemerintah kabupaten (pemkab) OKI.<\/p>\n<p>Sekretaris daerah (Sekda) OKI, H Husin SPd MM beberapa waktu mengungkapkan, kegiatan TMMD ini diharapkan memberikan pelajaran berharga bagi masyarakat. &#8220;Terimakasih atas semangat dan aksi yang dilakukan. Semua bahu-membahu, menyumbang ide, keterampilan, materi dan kebendaan lainnya. Dan diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi dan menjalani setiap tantangan. Kita ingin rakyat semakin sejahtera dan mandiri. Saya juga yakin mereka ingin memberi kontribusi untuk negeri, ayo bersama membangun dan mensejahterakan mereka,&#8221; pungkasnya. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p># Melihat dari Dekat Proses Pembangunan, Sinergi Pemkab OKI dengan TMMD Kodim 0402\/OKI-OI\u00a0 di Sungai Ceper Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan salah satu wujud Operasi bakti TNI. TMMD tersebut merupakan kegiatan lintas sektoral yang bertujuan meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan, dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena dampak akibat bencana, termasuk industri senpira. Riyan Fahrizal &#8211; Sungai Menang TMMD merupakan suatu hal&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":26566,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-13639","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-features"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13639","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13639"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13639\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26567,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13639\/revisions\/26567"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/26566"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13639"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13639"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13639"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}