{"id":13532,"date":"2018-04-09T14:46:49","date_gmt":"2018-04-09T07:46:49","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=13532"},"modified":"2018-04-09T14:46:49","modified_gmt":"2018-04-09T07:46:49","slug":"bentengi-pergaulan-dengan-agama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=13532","title":{"rendered":"Bentengi Pergaulan dengan Agama"},"content":{"rendered":"<p>SUNGAI MENANG, SIMBURNEWS &#8211; Kegiatan demi kegiatan terus digencarkan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) di lingkungan Komando Distrik Militer (Kodim) 0402\/OKI-OI selama masa program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-101 di Desa Sungai Ceper, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Pihak kodim benar-benar memanfaatkan sisa waktu TMMD yang semakin hari makin berkurang.<\/p>\n<p>Tak hanya pembangunan fisik, sasaran utama dalam program TMMD ini sendiri adalah program non fisik untuk lebih meningkatkan kehidupan masyarakat setempat. Diantara kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan-kegiatan sosial hingga keagamaan, seperti mengajarkan Baca Tulis Alquran (BTA) kepada anak-anak dan remaja di desa tersebut.<\/p>\n<p>Salah seorang anggota yang mendapatkan tugas untuk mengajar ngaji, Serda Jinaidi menjelaskan, kegiatan BTA ini diharapkan dapat membebaskan anak-anak di desa yang dikenal diduga sebagai salah satu tempat produksi senjata api rakitan (senpira) ini dapat terbebas dari buta aksara Alquran. &#8220;Ngajinya dilakukan setiap hari setelah solat asar di Musholah Nurul Iman,&#8221; ungkapnya, Minggu (8\/4).<\/p>\n<p>Menurutnya, kegiatan keagamaan ini akan menjadi modal dasar untuk anak-anak dan remaja dalam menjalani kehidupan ke depan. &#8220;Kehidupan ke depan tantangannya semakin dahsyat, untuk membentengi agar mereka tidak terjerumus ke dalam hal yang tidak diinginkan. Mereka ditanamkan dasar iman dan takwa sehingga diharapkan dapat menjadi benteng bagi mereka,&#8221; terangnya seraya menambahkan hal ini akan menjadi modal besar untuk anak-anak ini.<\/p>\n<p>Setidaknya, lanjut Jinaidi, dengan adanya dasar ilmu agama, anak-anak ini dapat lebih pandai dalam kehidupan sehari-hari. &#8220;Apalagi, sebagai muslim kita wajib untuk saling mengingatkan apalagi mengajarkan Alquran walaupun cuma satu ayat,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, salah seorang warga Desa Sungai Ceper, Sarwan Amid mengatakan, di desa tersebut mayoritas penduduk adalah beragama Islam, akan tetapi dirinya tidak menampik image terhadap desanya di mata masyarakat luar. &#8220;Kalau agama mayoritas muslim, dan sebenarnya masyarakat sini tidak seperti yang dibayangkan di luar (sana). Dan diharapkan dengan adanya program ini dapat merubah image terhadap desa ini,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Hal ini searah dengan apa yang diungkapkan Komandan Kodim 0402-OKI\/OI, Letkol Inf Seprianizar SSos, bahwa program TMMD ini bermuara pada keinginan untuk merubah citra yang kurang baik terhadap desa Sungai Ceper ini. &#8220;Oleh karena itu, di sini yang kami bangun bukan hanya fisik tapi juga pada karakter dari masyarakat itu sendiri melalui pelatihan-pelatihan dan lainnya,&#8221; kata Dandim.<\/p>\n<p>Damdim menjelaskan, sebenarnya masyarakat Sungai Ceper ini ramah, hanya saja diakuinya memang letak desa ini yang sangat jauh dari pusat pemerintahan kabupaten serta akses untuk menuju desa tersebut.<\/p>\n<p>Untuk tiba di desa ini, memakan waktu sekitar lima jam perjalanan darat yang harus melewati Provinsi Lampung, tepatnya wilayah Kabupaten Mesuji atau daerah wiralaga, yang kemudian disambung dengan akses sungai menggunakan speed boat sekitar 10 menit. Selain dari rute ini, untuk menuju ke Desa Sungai Ceper lainnya adalah lewat talang (perkebunan) dengan Medan yang lebih sulit. (yrl)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SUNGAI MENANG, SIMBURNEWS &#8211; Kegiatan demi kegiatan terus digencarkan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) di lingkungan Komando Distrik Militer (Kodim) 0402\/OKI-OI selama masa program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-101 di Desa Sungai Ceper, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Pihak kodim benar-benar memanfaatkan sisa waktu TMMD yang semakin hari makin berkurang. Tak hanya pembangunan fisik, sasaran utama dalam program TMMD ini sendiri adalah program non fisik untuk lebih meningkatkan kehidupan masyarakat setempat&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-13532","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-oki"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13532","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13532"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13532\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13536,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13532\/revisions\/13536"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13532"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13532"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13532"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}