{"id":13349,"date":"2018-03-29T10:19:54","date_gmt":"2018-03-29T03:19:54","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=13349"},"modified":"2018-03-29T10:19:54","modified_gmt":"2018-03-29T03:19:54","slug":"ingin-selalu-dekat-dengan-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=13349","title":{"rendered":"Ingin Selalu Dekat dengan Masyarakat"},"content":{"rendered":"<p>MESUJI, SIMBURNEWS &#8211;\u00a0 HM Dja&#8217;far Shodiq tak terlalu berambisi dengan bakal jabatannya jika terpilih sebagai wakil bupati Ogan Komering Ilir. &#8220;Jabatan hanya sebentar. Yang lama, saya hidup bersama rakyat. Karena itu, saya ingin selalu dekat dengan masyarakat,&#8221; ungkap Shodiq, diwawancara di kediamannya Desa Makarti Mulya Blok A Kecamatan Mesuji, Kabupaten OKI, Rabu (28\/3) malam.<\/p>\n<p>Pria berdarah Bojonegoro, Jawa Timur yang sukses dalam bidang pertanian di Sumsel itu pun tak keberatan dirinya disapa dengan sebutan &#8220;Jowoki&#8221;, istilah lainnya &#8220;Jowo OKI&#8221; (orang Jawa sukses yang mencalonkan diri sebagai wakil kepala daerah di Kabupaten OKI). &#8220;Saya sering dianggap orang mirip gaya Jokowi (Joko Widodo). Boleh saja saya dipanggil Jowoki,&#8221; ungkap mantan kades dan anggota dewan yang familiar dengan joke dan nuansa humoris itu.<\/p>\n<p>Shodiq mengaku tidak menyesal dengan kebaikan yang telah diperbuatnya terhadap masyarakat. &#8220;Menyesal itu merusak diri sendiri. Jadikan untuk introspeksi,&#8221; terangnya yang ingin sedikit menambah kebaikan dengan menjadi calon wakil bupati.<\/p>\n<p>Dja&#8217;far &#8220;Jowoki&#8221; Shodiq pun tak pernah menyangka bila dirinya dapat maju sebagai calon wakil bupati OKI. &#8220;Awalnya mau tanya bapak. Berhubung bapak sudah meninggal dunia, jadi saya tanya mbok (ibu). Saya sendiri sempat bingung, kenapa kok bisa saya sampai mendampingi calon bupati. Pesan mbok (ibu) saya cuma satu, jangan lupa agama,&#8221; imbuh dia.<\/p>\n<p>Mengenai agama, Shodiq mengaku tidak pernah mondok di pesantren. Shodiq teringat saat dia duduk SD kelas 3. Gurunya menceritakan sejarah 10 November di Surabaya. &#8220;Kunci keberhasilan Bung Tomo menyatukan arek-arek Suroboyo itu ada pada kalimat takbir.<br \/>\nDari situ saya berpikir agama. Meskipun saya tinggal di tengah (maaf, red) orang Bali tetap saya teriakkan takbir. Begitu saya terapkan pada masyarakat lainnya, ada yang bilang sampai merinding,&#8221; akunya.<\/p>\n<p>Masih kata dia, saat jadi anggota DPRD OKI, dirinya telah memberangkatkan haji tiga ustaz. Dia juga tidak pernah membawa majelisnya dalam urusan politik. &#8220;Saya maju (Pilkada) bukan sekadar menggentol. Saya ingin membangun OKI dari desa\u00a0 secara utuh bersama H Iskandar SE sesuai kemampuan saya,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Membangun masyarakat, tambah dia, memang tidak akan ada habisnya. &#8220;Kalau saya lihat masyarakat ingin dekat dengan pemimpinnya. Supaya ini terlaksana, saya punya program Jumatan ke setiap masjid,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Dirinya juga selalu memotivasi agar masyarakat tak perlu merasa susah menjalani peran di dunia. &#8220;Kalau orang bercerita susah, saya sudah merasakannya. Saya sudah tahu cara keluar dari susah itu, tidak harus pingsan,&#8221; candanya.<\/p>\n<p>Diungkapkannya, ia masuk Sumatera melalui program transmigrasi tahun 1979. Bersama orangtua Shodiq ingin<br \/>\nmeningkatkan ekonomi keluarga. &#8220;Saat (program) perkebunan sawit masuk, saya ikut, sampai jadi petani bahagia seperti\u00a0 sekarang ini,&#8221; tutupnya. (yrl)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MESUJI, SIMBURNEWS &#8211;\u00a0 HM Dja&#8217;far Shodiq tak terlalu berambisi dengan bakal jabatannya jika terpilih sebagai wakil bupati Ogan Komering Ilir. &#8220;Jabatan hanya sebentar. Yang lama, saya hidup bersama rakyat. Karena itu, saya ingin selalu dekat dengan masyarakat,&#8221; ungkap Shodiq, diwawancara di kediamannya Desa Makarti Mulya Blok A Kecamatan Mesuji, Kabupaten OKI, Rabu (28\/3) malam. Pria berdarah Bojonegoro, Jawa Timur yang sukses dalam bidang pertanian di Sumsel itu pun tak keberatan dirinya disapa dengan sebutan &#8220;Jowoki&#8221;,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-13349","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-oki"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13349","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13349"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13349\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13351,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13349\/revisions\/13351"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13349"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13349"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13349"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}