{"id":13324,"date":"2018-03-27T15:57:22","date_gmt":"2018-03-27T08:57:22","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=13324"},"modified":"2018-03-27T16:04:58","modified_gmt":"2018-03-27T09:04:58","slug":"dari-pukau-panelis-blunder-pertanyaan-hingga-hampir-pingsan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=13324","title":{"rendered":"Dari Pukau Panelis, Blunder Pertanyaan, hingga Hampir Pingsan"},"content":{"rendered":"<p>KAYUAGUNG, SIMBURNEWS &#8211; Debat kandidat pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) digelar hari ini, Selasa (27\/3) di sekretariat DPRD Kabupaten OKI. Debat sendiri dipandu presenter salah satu TV swasta nasional, Cacha Anisa. Debat dikuti tiga pasangan calon (paslon) yakni nomor urut 1 Iskandar-Shodiq (Iso), nomor dua Abdiyanto-Made (Ade), nomor tiga Azhari-Qomarus (Aqor).<\/p>\n<p>Dengan kompak menggunakan kemeja putih dan peci hitam, para paslon duduk di kursi, menghadap para pendukungnya. Setelah penayangan video visi-misi, paslon dihadapkan dengan tiga panelis. Ketiganya adalah Dr Andries Lionardo SIP MSi, Dr Markoni Badri, dan Prof Dr Abdullah Idi MEd.<\/p>\n<p>Panelis Andries menanyakan akuntabilitas untuk rakyat terkait responsibilitas paslon agar mampu mencapai semua layanan transparan. &#8220;Apakah inovasi kebijakan yang akan dibuat dan seperti apa output ke depan untuk menjadikan OKI terkenal di Indonesia dan menjadi percontohan negara maritim?&#8221; tanya Andries.<\/p>\n<p>Dengan lugas dan tegas Iskandar menjawab, keduanya akan melayani administrasi lebih mudah dijangkau. &#8220;Kami membuat infrastruktur harus yang bisa langsung dirasakan masyarakat,&#8221; jawab Iskandar<\/p>\n<p>Sementara paslon nomor urut dua menjawab akan menciptakan pemimpin adalah\u00a0 masyarakat. Sedangkan paslon tiga menjawab akan mampu bekerja secara bersama.<\/p>\n<p>Berbeda, panelis Markoni Badri melemparkan pertanyaan bagaimana paslon meningkatkan daya saing pertumbuhan ekonomi. Iskandar memberi solusi dengan cara meningkatkan daya saing ekonomi. &#8220;Mempermudah akses seluasnya kepada masyarakat,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Sementara, nomor urut dua suntuk dengan masalah\u00a0 jalan sebagai urat nadi perekonomian. &#8220;Jalan yang layak dan mampu dilewati untuk rakyat akan meningkatkan produksi pertanian,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Paslon nomor tiga justru mengaku belum berpengalaman dan hampir pingsan mendengar curhatan masyarakat. &#8220;Kami bukan anggota dewan dan belum berpengalaman di pemerintahan.\u00a0 Kami bahkan hampir pingsan mendengar keluhan masyarakat,&#8221; ungkap Azhari.<\/p>\n<p>Akan halnya Abdullah idi, menanyakan strategi paslon meningkatkan kualitas SDM dan lebih mengedepankan masyarakat OKI yang heterogen dan majemuk. Paslon nomor satu menjawab tidak ada kata lain, iptek yang harus ditanamkan sejak dini.<\/p>\n<p>&#8220;Program yang akan dilanjutkan membangun PAUD hingga SMA. Untuk mendapatkan generasi unggul. Kemudian keadaan agamais, infrastruktur, kesehatan, tinggal dilanjutkan ke depannya. Termasuk program kesehatan gratis,&#8221; tegas Iskandar.<\/p>\n<p>Sementara, paslon nomor dua, menjawab, dalam tiga tahun akan menuntaskan program. &#8220;Kami komitmen melanjutkan sekolah gratis dan membangun kesehatan, dengan mempertegas berobat gratis untuk masyarakat,&#8221; ungkap Abdiyanto.<\/p>\n<p>Sementara, paslon nomor tiga akan mengusung program<br \/>\nOKI pintar, mensubsidi warga tidak mampu. &#8220;Kami memberikan beasiswa kepada anak tamatan SMA untuk dikuliahkan,&#8221; terangnya.<br \/>\nDi akhir debat, masing-masing paslon menyampaikan closing statement-nya. Paslon nomor satu Iso mengaku mempunyai harapan dan mimpi. &#8220;Itulah visi kami untuk OKI yang Mandira.<br \/>\nSelama empat tahun kami berbuat, kami terbukti, teruji. Dengan anggaran terbatas kami bisa memaksimalkan program. Pembangunan harus dilanjutkan, tidak boleh terhenti,&#8221; ungkap Iskandar.<\/p>\n<p>Terkait itu, paslon nomor satu menanyakan paslon nomor dua terkait strategi apa menuntaskan pecerpatan infrastruktur dan layanan publik. &#8220;Kami yakin tiga tahun dapat membenahi. OKI masih mempunyai 1.200 km jalan rusak. Kami buka akses jalan kecamatan sehingga mempermudah. Kami sediakan tiga alat berat per kecamatan. Mengeraskan 400 km per tahun. Menganggarkan bertahap. Kalau tidak berhasil, kami gagal,&#8221; jawab Abdiyanto.<\/p>\n<p>Langsung saja paslon nomor satu menimpali jawaban paslon nomor dua. &#8220;Bicara jalan rusak. Anda nilai sendiri kalau merasa mengagarkan saat menjadi anggota Badan Anggaran DPRD,&#8221; ungkap Iskandar.<\/p>\n<p>Mengalihkan pertanyaan, paslon nomor dua Ade mengklaim paling siap. &#8220;Kami asli OKI dan tinggal di sini. Kami didukung pengalaman DPRD. Saat ini kewenangan terbatas jadi kami memberanikan diri maju (pilkada),&#8221; ungkap Andiyanto.<\/p>\n<p>Paslon nomor tiga masih ingin tetap berbenah. &#8220;Kami memiliki slogan OKI berbenah.<br \/>\nDengan kebersamaan dan kerjasama kami yakin mampu,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Ketua KPU OKI, Dedi Irawan mengatakan, pihaknya wajib memfasilitasi debat kandidat. Pihaknya juga mengingatkan kepada paslon untuk memanfaatkan momen ini. &#8220;Ajang untuk mempromosikan diri. Berdebat secara adil dan profesional. Berdebat di sini bukan di warung kopi,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Aturan debat, tambahnya, paslon wajib berperilaku sopan dan saling mengharga. &#8220;Pertanyaan harus sesuai dengan tema. Dilarang menyerang mengenai persoalan pribadi dan di luar tema,&#8221; terangnya.(yrl)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAYUAGUNG, SIMBURNEWS &#8211; Debat kandidat pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) digelar hari ini, Selasa (27\/3) di sekretariat DPRD Kabupaten OKI. Debat sendiri dipandu presenter salah satu TV swasta nasional, Cacha Anisa. Debat dikuti tiga pasangan calon (paslon) yakni nomor urut 1 Iskandar-Shodiq (Iso), nomor dua Abdiyanto-Made (Ade), nomor tiga Azhari-Qomarus (Aqor). Dengan kompak menggunakan kemeja putih dan peci hitam, para paslon duduk di kursi, menghadap para pendukungnya. Setelah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20,4],"tags":[],"class_list":["post-13324","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-oki","category-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13324","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13324"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13324\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13327,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13324\/revisions\/13327"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13324"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13324"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13324"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}