{"id":12861,"date":"2018-03-01T00:57:21","date_gmt":"2018-02-28T17:57:21","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=12861"},"modified":"2018-03-01T00:57:21","modified_gmt":"2018-02-28T17:57:21","slug":"warga-keluhkan-limbah-tambang-ptba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=12861","title":{"rendered":"Warga Keluhkan Limbah Tambang PTBA"},"content":{"rendered":"<p>TANJUNG ENIM, SIMBURNEWS &#8211; Terjadinya perubahan air sungai Kiahan yang tadinya jernih namun kini menjadi keruh, diduga akibat adanya kegiatan eksplorasi tambang PT Bukit Asam (BA). Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menanggapi serius perihal itu.<\/p>\n<p>Kepala DLHP, Drs H Edwad Candra MH menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan investigasi terkait hal tersebut. &#8220;Sudah dua orang wartawan yang menghubungi saya terkait itu. Itu akan kami tindaklanjuti, dan segera mengirim tim untuk turun ke lapangan, ujarnya kepada Simbur saat dikonfirmasi, Selasa (28\/2).<\/p>\n<p>Jika terbukti benar, tambah dia, ada mekanisme dan prosedur sesuai dengan ketentuan. &#8220;Nanti kami lihat dulu, katakanlah investigasinya,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, perubahan air Sungai Kiahan tepatnya di Bangko Barat, Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, dikeluhkan warga sekitar akibat warna air yang keruh dan sedikit bercampur lumpur. Apalagi, selama ini sungai Kiahan menjadi ekosistem yang dimanfaatkan oleh warga dalam kesehariannya.<\/p>\n<p>Dikonfirmasi, Kepala Desa (kades) Tegal Rejo, Tedi Harsoyo mengatakan bahwa perubahan warna air Sungai Kiahan jelas dari limbah dari tambang, karena bisa dilihat saja warnanya. &#8220;Sungai ini dari dulu sudah ada, begitu juga pemukiman masyarakat. Jadi, dulu air sungai tidak seperti ini. Aliran sungai ini bisa dibedakan karena aliran sungainya bercabang. Dari aliran sungai ini bisa dilihat perbedaannya, bisa lihat di dua aliran itu bedanya,\u201d kataTedi.<\/p>\n<p>Sementara, menurut Direktur Walhi Sumsel, Hadi Jatmiko bahwa penambangan batubara milik PT BA sulit lepas dari indikasi pencemaran lingkungan. Baginya, peran serta penegak hukum dan Kementerian akan sangat penting untuk mencegah semakin meluasnya kerusakan yang diakibatkan kegiatan penambangan.<\/p>\n<p>&#8220;Kementerian Lingkungan Hidup mesti melakukan audit lingkungan di setiap wilayah pertambangan. Perusahaan tersebut harus memulihkan lingkungan akibat kerusakan yang dilakukan,&#8221; ujarnya dan menambahkan jika apa yang terjadi telah mengangkangi Undang-Undang (UU) Lingkungan Hidup.<\/p>\n<p>Terkait, General Manager (GM) UPTE PT BA, Suhedi berkilah karena jika musim hujan, maka sumbernya (penyebab keruh) cukup banyak. Namun, pihaknya akan tetap melakukan cek dan ricek ke lapangan untuk memastikan hal tersebut.<\/p>\n<p>\u201cBeberapa hari ini hujan cukup deras, sehingga sumbernya cukup banyak, nanti kita cek apakah benar penyebabnya dari tambang. Tetapi sejauh ini, kami sangat ketat dan taat dengan ketentuan dan setiap air yang dialirkan dari tambang harus memenuhi baku mutu lingkungan,&#8221; jamin Suhedi. (mrf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TANJUNG ENIM, SIMBURNEWS &#8211; Terjadinya perubahan air sungai Kiahan yang tadinya jernih namun kini menjadi keruh, diduga akibat adanya kegiatan eksplorasi tambang PT Bukit Asam (BA). Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menanggapi serius perihal itu. Kepala DLHP, Drs H Edwad Candra MH menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan investigasi terkait hal tersebut. &#8220;Sudah dua orang wartawan yang menghubungi saya terkait itu. Itu akan kami tindaklanjuti, dan segera mengirim tim untuk turun&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-12861","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-muara-enim"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12861","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12861"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12861\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12863,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12861\/revisions\/12863"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12861"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12861"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12861"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}