{"id":12833,"date":"2018-02-27T21:38:15","date_gmt":"2018-02-27T14:38:15","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=12833"},"modified":"2018-02-27T21:38:15","modified_gmt":"2018-02-27T14:38:15","slug":"tersangka-narkoba-di-sumsel-2-410-orang-dari-1-759-kasus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=12833","title":{"rendered":"Tersangka Narkoba di Sumsel 2.410 Orang dari 1.759 Kasus"},"content":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBURNEWS &#8211; Lebih dari 500 orang dari 2.410 orang yang terkait kasus narkoba di Sumatera Selatan (Sumsel) masih dalam usia produktif. Hal ini diungkapkan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Daerah (Kapolda) Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara pada acara sosialisasi bahaya narkoba di Ball Room Rumah Makan Sri Melayu, Selasa (27\/2).<\/p>\n<p>Di hadapan para siswa, Kapolda menjelaskan betapa bahayanya penggunaan narkoba ini. &#8220;Narkoba menjadi yang terbanyak kedua setelah kejahatan pencurian. Ada 1.759 kasus yang barhasil diungkap oleh jajaran Polda Sumsel sejak 2017, dengan jumlah baik tersangka maupun penggunanya sebanyak 2.410 orang,&#8221; ungkap Kapolda.<\/p>\n<p>Usia yang melanggar, lanjut Kapolda, usia Sekolah Menengah Atas (SMA) berjumlah 104 orang, sedangkan usia mahasiswa berjumlah 461 orang. &#8220;Yang paling tinggi itu memang usia 30 tahun ke atas. Terkait usia produktif yang cukup tinggi melanggar, ini harus d hentikan, makannya presiden menyatakan perang terhadap narkoba,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Masih kata Kapolda, salah satu hal yang dapat mempengaruhi anak sehingga terlibat dalam penggunaan narkoba adalah lingkungan. &#8220;Melalui sosialisasi seperti ini diharapkan dapat membentengi anak-anak sekalian, bahkan dapat mengajak keluarga dan lingkungan agar tidak mendekati narkoba. Jangan pernah coba-coba mendekati, dan jangan pernah coba-coba,&#8221; tegasnya seraya menambahkan melawan narkoba adalah tugas bersama.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, para siswa ini diperkenankan untuk melihat proses pemusnahan narkoba ang berhasil diamankan oleh jajaran Polda Sumsel. &#8220;Jadi anak-anak ini diajak agar tahu, bahaya narkoba dan tidak akan mendekati, dan mencoba menggunakan narkoba,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Setelah menyaksikan pemusnahan barang bukti narkoba, para siswa ini juga mendapatkan sosialisasi terkait bahaya narkoba dari dr Aisyah Dahlan, ketua asosiasi rehabilitasi narkoba nasional. Dalam kesempatan tersebut, dr Aisyah juga menceritakan pengalamannya selama berhadapan dengan pengguna narkoba.<\/p>\n<p>&#8220;Diharapkan melalui sosialisasi seperti ini anak-anak tahu apa itu narkoba dan bagaimana bahayanya sehingga tidak akan coba-coba untuk mendekati. Selain itu, diharapkan juga dapat mengetahui ciri-ciri dari pengguna narkoba, karena sedikit sekali yang bisa selamat dari bahaya narkoba ini,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Bahkan, menurutnya, rehabilitasi bagi para pengguna narkoba ini membutuhkan seumur hidup, karena bahaya narkoba ini sendiri dapat merusak otak. &#8220;Harus jaga diri. Bahkan, selama lima tahun pertama tidak diperbolehkan untuk jalan sendiri dan pegang uang sendiri. Karena masih banyak mafia narkoba yang mengincar,&#8221; katanya. (yrl)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBURNEWS &#8211; Lebih dari 500 orang dari 2.410 orang yang terkait kasus narkoba di Sumatera Selatan (Sumsel) masih dalam usia produktif. Hal ini diungkapkan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Daerah (Kapolda) Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara pada acara sosialisasi bahaya narkoba di Ball Room Rumah Makan Sri Melayu, Selasa (27\/2). Di hadapan para siswa, Kapolda menjelaskan betapa bahayanya penggunaan narkoba ini. &#8220;Narkoba menjadi yang terbanyak kedua setelah kejahatan pencurian. Ada 1.759 kasus yang barhasil diungkap&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[],"class_list":["post-12833","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-penting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12833","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12833"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12833\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12836,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12833\/revisions\/12836"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12833"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12833"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12833"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}