{"id":11557,"date":"2017-11-27T05:39:33","date_gmt":"2017-11-26T22:39:33","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=11557"},"modified":"2017-11-27T15:51:01","modified_gmt":"2017-11-27T08:51:01","slug":"saldo-berkurang-uang-tak-keluar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=11557","title":{"rendered":"Saldo Berkurang, Uang Tak Keluar"},"content":{"rendered":"<p># Hindari Mesin ATM Uzur<\/p>\n<p># Antisipasi Dugaan Modus Pencurian Uang<\/p>\n<p>PALEMBANG, SIMBURNEWS &#8211; Pelayanan tarik tunai perbankan melalui gerai anjungan tunai mandiri (ATM) perlu peremajaan dan inovasi pengamanan hak nasabah. Pasalnya, banyak mesin ATM diduga uzur karena tidak bisa berfungsi maksimal sehingga merugikan nasabah. Bahkan, mesin ATM kerap disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.<\/p>\n<p>Saat penarikan tunai di ATM BNI Kantor Cabang Utama (KCU) Musi Palembang 3, Jl Jenderal Sudirman, Palembang, Minggu (26\/11). Nasabah mengeluhkan uangnya tidak keluar dari mesin ATM BNI namun saldo di rekeningnya berkurang. Lubang tempat keluar uang pun tidak terbuka saat penarikan tunai dilakukan. Hal itu tentu membuat nasabah kecewa apalagi belum ada antisipasi dari pihak bank itu sendiri.<\/p>\n<p>Jeffry Dinata, Pengelola Bisnis BNI Kanwil Palembang mengatakan,\u00a0 jika ada nasabahnya mengalami hal tersebut, saldo berkurang tapi uang tidak keluar, dapat diantisipasi dengan dua langkah pengaduan. &#8220;Pertama, hubungi Call Centre. Kedua, minta sekuriti mengantarkan ke petugas ATM RC di kantor BNI. Paling lama 14 hari kerja prosesnya,&#8221; ungkapnya, dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Minggu (26\/11) malam.<\/p>\n<p>Nasabah bisa menghubungi Call Centre melalui nomor (kode area lokal) 1500046. Nasabah akan diminta menyebutkan waktu dan tempat kejadian, nomor rekening, lalu jumlah uang yang tak keluar dari ATM. Nasabah juga akan diberi tahu nomor pengaduannya.<\/p>\n<p>Informasi yang dihimpun dari Call Center dan Bagian\u00a0 ATM RC BNI Kanwil Palembang, uang yang tidak leluar dari mesin ATM disebabkan oleh banyak faktor. Di antaranya, gangguan sinyal dari satelit, habis waktu dan terlalu lama saat transaksi, uang tersangkut di dalam mesin dan tersimpan di dalam mesin ATM. Meski uangnya ada di dalam mesin, nasabah tidak serta merta dapat langsung mengambilnya dan harus mengikuti prosedur yang panjang dan bertele-tele.<\/p>\n<p>Terkait itu, nasabah tentu mengantisipasi modus baru pencurian uang dalam mesin ATM yang ada di SPBU Alex (belum diketahui lokasinya). Seperti diungkapkan Israni Noviantari dalam unggahan videonya di media sosial pada Sabtu (11\/11).<\/p>\n<p>Dalam keterangannya dilansir Tribunnews.com, Israni mengungkapkan, terdapat tulisan tangan bahwa uang yang diketahui dalam mesin ATM Bank Mandiri tersebut telah habis. Ketika melakukan penarikan uang di mesin ATM tersebut, saldo yang dimiliki nasabah bank berkurang atau terpotong. Ternyata, ada oknum pelaku yang sengaja memasang tulisan tangan tersebut dan memanipulasi mesin ATM.<\/p>\n<p>Pelaku tersebut menambahkan perangkat tambahan yang desainnya mirip dengan lubang tempat keluarnya uang dari mesin ATM. Ketika perangkat tambahan tersebut dilepas, akan terlihat lubang asli dari mesin ATM yang telah dilapisi benda lengket sejenis lem oleh pelaku. Lem tersebut berfungsi untuk menahan uang yang ditarik oleh nasabah agar tertempel dan terkesan tidak keluar dari lubang mesin ATM. (tim)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p># Hindari Mesin ATM Uzur # Antisipasi Dugaan Modus Pencurian Uang PALEMBANG, SIMBURNEWS &#8211; Pelayanan tarik tunai perbankan melalui gerai anjungan tunai mandiri (ATM) perlu peremajaan dan inovasi pengamanan hak nasabah. Pasalnya, banyak mesin ATM diduga uzur karena tidak bisa berfungsi maksimal sehingga merugikan nasabah. Bahkan, mesin ATM kerap disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Saat penarikan tunai di ATM BNI Kantor Cabang Utama (KCU) Musi Palembang 3, Jl Jenderal Sudirman, Palembang, Minggu (26\/11)&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[],"class_list":["post-11557","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-penting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11557","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11557"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11557\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11568,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11557\/revisions\/11568"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11557"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11557"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11557"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}