- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
- Protes Meluas, Warga Banyuasin Kesulitan Air Bersih
- Komitmen Indonesia-Unicef Dukung Pemenuhan Hak Anak
- PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
Delapan Orang Tewas Tertimbun Longsor di Bali

JAKARTA, SIMBUR – Delapan warga menjadi korban dalam kejadian bencana tanah longsor di dua lokasi di Pulau Dewata, Bali selama dua hari ini, Minggu (19/1) dan Senin (20/1). Adapun lokasi pertama adalah di Kabupaten Klungkung dan yang kedua di Kota Denpasar.
Abdul Muhari, Ph.D, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB menerangkan, laporan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per sore ini, Senin (20/1) pukul 18.00 WIB, peristiwa tanah longsor di Kabupaten Klungkung menyebabkan 4 orang meninggal dunia. “Satu dalam pencarian dan 4 lainnya harus mendapatkan perawatan intensif karena mengalami luka,” ujar Muhari, Selasa (21/1).
Peristiwa nahas itu terjadi di Desa Pikat, Kecamatan Dawan pada Minggu (19/1) pukul 18.00 WITA. “Sebuah pondok tertimpa bebatuan besar hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa,” terangnya.



