- Prajurit Kodam II/Sriwijaya dan Atlet Binaan Jasdam Borong Medali pada Kejurnas IPSI Sumsel Cup III
- Kejati Sumsel Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Korupsi KUR ke Penuntut Umum Kejari Muara Enim
- Satgas Binter Tangkap Truk dan Alat Ilegal Tapping, Barang Bukti Diserahkan ke Polisi
- Polres Banyuasin Musnahkan Barang Bukti 21,9 Kg Sabu
- Resmikan Jalan CSR PT OKI Pulp and Paper Mills, Gubernur dan Bupati Kompak "Pecah Kendi"
Jika Pemda Gelar Program Makan Bergizi Gratis, Pj Gubernur Sumsel: APBD Harus Direvisi
# Komisi II DPR RI Tinjau Simulasi di SMK Negeri 2 Palembang
PALEMBANG, SIMBUR – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Elen Setiadi mengungkapkan Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Tinggal menyiapkan teknis pelaksanaannya. Sementara, untuk pelibatan dengan kantin sekolah masih harus dicari bagaimana caranya (solusinya).
Hal itu diungkap Elen saat mendampingi Komisi II DPR RI meninjau simulasi Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri 2 Palembang. “Jika nantinya dilakukan oleh pemda maka APBD harus direvisi. Mudah-mudahan MBG yang akan dilaksanakan secara masif pada Januari 2025 sama dengan yang disimulasikan seperti hari ini. Pada dasarnya Pemprov Sumsel siap dan mendukung program ini,” kata Elen, Jumat (13/12).
Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda menjelaskan kehadiran pihaknya memastikan bagaimana pemerintah daerah bisa melaksanakan program MBG. Ia berharap jika pada pelaksanaannya nanti tidak ditemukan kendala.
Karena itu, kata dia, kepala sekolah bisa melaporkan kepada Kepala Dinas Pendidikan. Begitu pula seterusnya, Kepala Dinas Pendidikan dapat melaporkan kepada Gubernur (dilaporkan secara berjenjang).
“Kehadiran kami untuk memantau langsung pelaksanaan MBG inisiasi oleh pemerintah. Pengawasan terhadap kebijakan ini penting untuk memastikan program berjalan lancar,” ujarnya.
Diketahui, MBG selain memenuhi kebutuhan gizi anak Indonesia dan meningkatkan kehadiran anak sekolah. Program itu juga dirancang untuk menjadi salah satu katalisator pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Pemerintah akan belanja triliunan rupiah per hari untuk membeli produk pertanian, memasak, hingga mendistribusikan makanan dan susu gratis. Siswa pun mengaku senang atas adanya program MBG ini karena sangat bermanfaat bagi siswa. Uang saku yang diberikan orang tua bisa ditabung.(kbs/red)



